Senin, 08 Juli 2013

Manusia dan Penderitaan

A. Penderitaan

          Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra yang artinya menahan atau menanggung. Maksudnya derita disini ialah menanggung atau menahan perasaan yang tidak menyenangkan. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. 
          Penderitaan dapat muncul secara lahiriah, batiniah atau lahir-batin. Penderitaan secara lahiriah dapat timbul karena adanya intensitas komkosisi yang mengalami kekurangan atau berlebihan, seperti akibat kekurangan pangan menjadi kelaparan, atau akibat makan terlalu banyak menjadi kekenyangan, tidak dapat dipungkiri keduanya dapat menimbulkan penderitaan. Adapula kondisi alam yang ekstrim, seperti ketika terik matahari membuat kepanasan, atau saat kehujanan membuat kedinginan.

B. Penyebab Munculnya Penderitaan

          Jika diklasifikasikan berdasarkan sebab-sebab munculnya penderitaan manusia itu ada dua, yang pertama yaitu Penderitaan yang timbuk karena perbuatan buruk manusia dan yang kedua penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan/azab tuhan.

  • Penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya. Penderitaan ini kadang disebut dengan nasib buruk. Nasib buruk ini dapat diperbaiki manusia supaya menjadi baik. Dengan kata lain, manusialah yang dapat memperbaiki nasibnya. Allah SWT berfirman "Aku tidak akan pernah merubah nasib hambaku, melainkan hambaku sendirilah yang merubahnya". Sudah jelas tuhan tidak akan mengubah nasib hambanya karena atas usaha hambanya sendirilah yang bisa mengubah nasibnya itu.
  • Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan/azab. Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit atau siksaan/azab tuhan. Namun kesabaran, tawakal, dan optimisme dapat merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan itu. Banyak contoh kasus penderitaan semacam ini dialami manusia.
C. Pengaruh Penderitaan

          Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh oengaruh bermacam-macam dan dikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negatif. Sikap negatif misalnyapenyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri.
Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan, dan penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan.

Opini:
          Hidup memang tidak seterusnya indah. Karena kehidupan selalu diselingi dengan adanya penderitaan dan itu akan terjadi pada setiap makhluk hidup. Memang terkadang penderitaan itu akan berdampak buruk bagi kehidupan, namun sebagai manusia yang dianugrahi akal pikiran sebaiknya harus siap-siap menghadapi hal tersebut karena kita tidak tahu kapan kita akan mengalami penderitaan tersebut. Dan apabila kita penderitaan itu menimpa diri kita bersabarlah dan berusahalah untuk menyelesaikan dan melewati suatu cobaan tersebut.

Referensi: http://arfanart.wordpress.com/2012/06/13/manusia-dan-penderitaan/
                http://yourdreamisyourworld.blogspot.com/2011/03/manusia-dan-penderitaannya.html

Sabtu, 06 Juli 2013

Manusia dan Keadilan

KEADILAN

Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar. John Rawlsfilsuf Amerika Serikat yang dianggap salah satu filsuf politik terkemuka abad ke-20, menyatakan bahwa "Keadilan adalah kelebihan (virtue) pertama dari institusi sosial, sebagaimana halnya kebenaran pada sistem pemikiran" [1]. Tapi, menurut kebanyakan teori juga, keadilan belum lagi tercapai: "Kita tidak hidup di dunia yang adil" [2]. Kebanyakan orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan dihukum, dan banyak gerakan sosial dan politis di seluruh dunia yang berjuang menegakkan keadilan. Tapi, banyaknya jumlah dan variasi teori keadilan memberikan pemikiran bahwa tidak jelas apa yang dituntut dari keadilan dan realita ketidakadilan, karena definisi apakah keadilan itu sendiri tidak jelas. keadilan intinya adalah meletakkan segala sesuatunya pada tempatnya. 



Keadilan pada hakikatnya adalah memperlakukan seseorang atau pihak lain sesuai dengan haknya. Yang menjadi hak setiap orang adalah diakuai dan diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabatnya, yang sama derajatnya, yang sama hak dan kewajibannya, tanpa membedakan suku, keurunan, dan agamanya. Keadilan berasal dari kata adil. Menurut W.J.S. Poerwodarminto kata adil berarti tidak berat sebelah, sepatutnya tidak sewenang-wenang dan tidak memihak.

Teori Keadilan John Rawls Pemahaman Sederhana
 Di dalam perkembangan pemikiran filsafat hukum dan teori hukum, tentu tidak lepas dari konsep keadilan. Konsep keadilan tindak menjadi monopoli pemikiran satu orang ahli saja. Banyak  para pakar dari berbegai didiplin ilmu memberikan jawaban apa itu keadilan. Thomas Aqunas, Aristoteles, John Rawls, R. Dowkrin, R. Nozick dan Posner sebagian nama yang memberikan jawaban tentang konsep keadilan.
Dari beberapa nama tersebut John Rawls, menjadi salah satu ahli yang selalu menjadi rujukan baik ilmu filsafat, hukum, ekonomi, dan politik di seluruh belahan dunia, tidak akan melewati teori yang dikemukakan oleh John Rawls. Terutama melalui karyanya A Theory of Justice, Rawls dikenal sebagai salah seorang filsuf Amerika kenamaan di akhir abad ke-20. John Rawls dipercaya sebagai salah seorang yang memberi pengaruh pemikiran cukup besar terhadap diskursus mengenai nilai-nilai keadilan hingga saat ini.
Akan tetapi, pemikiran John Rawls tidaklah mudah untuk dipahami, bahkan ketika pemikiran itu telah ditafsirkan ulang oleh beberapa ahli, beberapa orang tetap menggap sulit untuk menangkap konsep kedilan John Rawls. Maka, tulisan ini mencoba memberikan gambaran secara sederhana dari pemikiran John Rawls, khususnya dalam buku A Theory of Justice. Kehadiran penjelasan secara sederhana menjadi penting, ketika disisi lain orang mengangap sulit untuk memahami konsep keadilan John Rawls.
Teori keadilan Rawls dapat disimpulkan memiliki inti sebagai berikut:
  1. Memaksimalkan kemerdekaan. Pembatasan terhadap kemerdekaan ini hanya untuk kepentingan kemerdekaan itu sendiri,
  2. Kesetaraan bagi semua orang, baik kesetaraan dalam kehidupan sosial maupun kesetaraan dalam bentuk pemanfaatan kekayaan alam (“social goods”). Pembatasan dalam hal ini hanya dapat dizinkan bila ada kemungkinan keuntungan yang lebih besar.
  3. Kesetaraan kesempatan untuk kejujuran, dan penghapusan terhadap ketidaksetaraan berdasarkan kelahiran dan kekayaan.
Untuk meberikan jawaban atas  hal tersebut, Rows melahirkan 3 (tiga) pronsip kedilan, yang sering dijadikan rujukan oleh bebera ahli yakni:
  1. Prinsip Kebebasan yang sama (equal liberty of principle)
  2. Prinsip perbedaan (differences principle)
  3. Prinsip persamaan kesempatan (equal opportunity principle)
Rawls berpendapat jika terjadi benturan (konflik), maka: Equal liberty principle harus diprioritaskan dari pada prinsip-prinsip yang lainnya. Dan, Equal opportunity principle harus diprioritaskan dari pada differences principle.

MACAM - MACAM KEADILAN 

macam - macam keadilan :
a. Keadilan Legal/Moral
Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjaga kesatuannya. Dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan yang paling cocok bagi dirinya. Pendapat Plato itu disebut keadilan moral. Sunoto menyebutnya keadilan legal. Keadilan timbul karena penyatuan dan penyesuaian untuk memberi tempat yang selaras kepada masyarakat. Keadilan terwujud dalam masyarakat apabila setiap anggota masyarakat melakukan funsinya secara baik.
b. Keadilan Distributif
Aristoteles berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana pabila hal - hal yang sama di perlakukan secara sama dan hal - hal yang tidak sama diperlakukan secara tidak sama.
c. Keadilan Komutatif 
Keadilan ini bertujuan memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum. 

KEJUJURAN

Jujur adalah tidak berbohong, lurus hati dan apa adanya. Jujur juga berarti tidak curang dan mengikuti aturan yang berlaku. Semua kehidupan manusia modal pertamanya adalah kepercayan. Kepercayan bahwa mereka pasti jujur yang telah menjadi kesepakatan dan kepercayaan membaa kesuksesan. 

Kejujuran memang pada awalnya akan mengorbankan "jangka pendek" untuk sesuatu yang lebih baik pada "jangka panjang". Kebohongan adalah mengambil kenikmatan "jangka pendek" untuk sesuatu yang lebih buruk pada "jangka panjang".

Banyak orang sukses dan beberapa tahun kemudian mereka hancur itu di karenakan mereka sukses untuk berbohong. Lihatlah Indonesia mengalami kesulitan untuk maju itu di karenakan sebagian oknum pemerintahan sukses untuk berbohong.

Lihatlah Singapura negara kecil lebih cepat maju daripada Indonesia itu karena sebagian oknum pemerintahan belaku jujur. Kebesaran suatu negara berawal dari individu yang jujur. 

KECURANGAN

Curang bisa berarti sedikit menyeleweng dari jalur yang ada. Kecurangan identik dengan ketidakjujuran atau bohong. Curang bisa juga di artikan suatu usaha seseorang tanpa kerja keras dan usaha dengan maksud memperoleh keuntungan.

Apabila sikap curang di biasakan dalam kehidupan yang terjadi adalah menyebabkan orang menjadi serakah, tamak, egois, ingin menang sendiri. Korupsi merupakan salah satu bentuk kecurangan yang terjadi pada saat ini. 
Akibat dari korupsi ini yaitu merugikan negara dan dirinya sendiri.

Unsur - unsur dari kecurangan :
- harus terdapat salah pernyataan
- fakta bersifat material
- di lakukan secara sengaja
- dengan maksud untuk menyebabkan suatu pihak beraksi
- pihak yang di rugikan harus beraksi terhadap salah pernyataan tersebut
- yang merugikannya

PEMULIHAN NAMA BAIK

Nama baik adalah nama yang selalu di jaga agar tidak hilang reputasinya. Nama baik merupakan tujuan utama orang hidup. Jika telah wafat maka setiap orang pasti nama baik nya yang akan di kenang seperti halnya para pahlawan dan para nabi nabi. Terlebih apabila ia menjadi teladan di lingkungan sekitarnya maka menjadi suatu kebanggaan batin yang tidak ternilai harganya. 

Ada peribahasa berbunyi "daripada berputih mata lebih baik berputih tulang" artinya orang lebih baik mati daripada malu. Betapa besar nilai nama baik itu sehingga nyawa menjadi taruhannya. 

Penjagaan nama baik erat hubungannya dengan tingkah laku atau perbuatan. Atau bisa di katakan nama baik atau tidak baik itu adalah tingkah laku atau perbuatannya. Maksud dari tingkah laku atau perbuatan itu adalah cara berbahasa, cara bergaul, sopan santun, disiplin pribadi, cara menghadapi orang, perbuatan yang dianggap halal, dsb.

PEMBALASAN

Pembalasan adalah suatu perilaku yang bertujuan untuk membalas perbuatan seseorang. Hal ini bisa menjadi negatif dan bisa pula menjadi positif. Sebagai contoh yang positif yaitu pembalasan budi terhadap kebaikan seseorang kepada kita. Sebagai contoh negatif yaitu suatu balasan dendam akibat adanya kontak yang memicu terjadinya konflik sehingga ingin membalas perbuatannya.

Manusia dan Cinta Kasih




A. Cinta Kasih

Berbicara tentang cinta semua pasti merasakan dan mempunyai perasaan ini, setiap orang bebas untuk mencintai namun tidak semua orang dapat mendefinisikan secara jelas apa yang dimaksud dengan cinta itu sendiri. Setiap orang bebas mengemukakan arti dari cinta. Terkadang ada hal yang tidak bisa diucapkan secara lisan namun hanya bisa dirasakan oleh hati yaitu cinta.

Menurut W.J.S Poewadarminta cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau rasa sayang kepada ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Disamping cinta ada suatu istilah yang dinamakan kasih yaitu perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Cinta dan kasih adalah dua hal yang berdampingan karena kasih akan muncul jika adanya cinta. Didalam cinta terdapat tiga unsur utama yang menjadai pondasi kekukuhan sebuah cinta, yakni: Ketertarikan, Keintiman, dan Kemesraan. Yang dimaksud Ketertarikan disini ialah adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia, tidak mau pergi bersama yang lain. Unsur yang kedua ialah Keintiman, yaitu adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi. Unsur yang ketiga yaitu Kemesraan yaitu adanya rasa ingin membelai dan dibelai, rasa rindu apabila jauh atau lama tidak bertemu, adanya ucapan-ucapan yang mengungkapkan rasa sayang dan seterusnya.


B. Cinta Menurut Ajaran Agama

Definisi Cinta

Untuk mendefinisikan cinta sangatlah sulit, karena tidak bisa dijangkau dengan kalimat dan tidak bisa di raba dengan kata-kata. Ibnul Qayyim mengatakan. "Cinta tidak bisa di definisikan dengan jelas, bahkan bila didefinisikan pun tidak menghasilkan "sesuatu" melainkan menambah kabur dan tidak jelas, (berarti) definisinya adalah adanya cinta itu sendiri." (Madarijus Salikin, 3/9).

Ada yang berpendapat bahwa etikaa cinta dapat dipahami dengan mudah tanpa mengaitkannya dengan agama. Tetapi dalamkenyataan hidup manusia masih mendambakan tegaknya cinta dalam kehidupan ini. Disatu pihak cinta didengungkan lewat lagu dan organisasi perdamaian dunia, tetapi dipihak lain dalam praktek kehidupan cinta sebagai dasar jauh dari kenyataan, atas dasar ini agama memberikan ajaran cinta kepada manusia.

Didalam koridor islam tingkatan Cinta itu terdiri atas : 

Pertama, adalah cinta yang harus diutamakan yakni cinta kepada Allah dan Rasul-rasul Allah yang telah di syariatkan untuk ditinggikan diatas segalanya.
Kedua, cinta yang sewajarnya yang merupakan fitrah cinta manusia kepada makhluk, baik kepada manusia (anak, pasangan hidup, orang tua) maupun kepada popularitas, jabatan, dan harta benda.
Ketiga, cinta hina atau cinta nafsu yaitu mamakala ada kecintaan kepada dunia dan isinya yang sampai-sampai melalaikan, menghalangi dan melebihkan cintanya kepada Allah dan Rasul-Nya.

C. Macam-macam Cinta

  • Cinta diri sendiri
  • Cinta sesama manusia/persaudaraan
  • Cinta erotis
  • Cinta keibuan
  • Cinta kepada Allah
  • Cinta terhadap Rasulullah.

Referensi :  http://dofadroid.blogspot.com/2012/04/ibd-manusia-dan-cinta-kasih.html
                  http://khairulumam-mams.blogspot.com/2012/06/manusia-dan-cinta-kasih.html

Sabtu, 13 April 2013

Dea Fitria

          Hm kalo ditanya siapa sahabat terbaik gua gua bakal jawab Dea, gua kenal dia sejak SMP kelas 1, awalnya gua ga suka banget liat Dea abis gayanya senga banget sih tampangnya sombong gitu dulu gua anak kelas 7.6 tapi Dea 7.5 sering ketemu tapi gapernah nyapa, pas kelas 8 gua masuk kelas 8.1 dan ditakdirin buat sekelas sama dia yang notabenenya anak yang paling ga gua suka rasanya pengen banget minta pindah kelas tapi gabisa. Lama kelamaan gua jadi deket sama dia sering ngobrol bareng dikelas sama anak anak yang laen setelah gua kenal dia lebih deket ternyata orangnya asik juga hehe dari situ gua suka diajak maen sama Dea sampe akhirnya gua anggep dia temen gua yang paling baik kemana mana sama Dea apa apa Dea haha dia selalu nemenin gua.
          Waktu kelas 9 pas pengambilan raport harusnya gua dateng tapi gua malah pindah sekolah ke jawa ga ngurusin raport yang ngurusin orang laen, gua ga cerita apa apa sama Dea gua punya masalah dan harus pindah sekolah, gua ga ngabarin dia sama sekali bahkan gua ga ngabarin siapapun makanya Dea gatau gua kemana. Hampir setahun gua ga ngabarin dia pas mau kelulusan kelas 9 Dea sms gua, gatau waktu itu dia dapet nomer hp gua dari mana yang jelas waktu itu dia marah gua pergi tanpa ngasih tau dia. Karena masalah gua udah kelar nyokap ngajakin gua buat tinggal di Bogor lagi setelah gua lulus itu gua lanjutin SMA di Bogor sayangnya ga satu sekolahan lagi sama Dea. Saling kasih kabar sama Dea dan akhirnya gua ketemu Dea lagi sumpaaaah seneng banget gua hahaha  jadi sering maen bareng lagi.
          Sekitar tahun 2010 kalo ga salah gua dapet kabar Dea masuk rumah sakit gua kira becanda pas gua cek ke Rumah Sakit ternyata bener gua masuk kamar dia dirawat ga nyangka banget Dea kejang ya Allaaaah :'( kata mamanya waktu itu dia bilang "dari tadi Dea manggil-manggil nama Rani terus". Awalnya gua gatau dia sakit apa kata mamanya waktu SMP dulu pas gua di jawa dia sempet jatoh dari motor kepalanya kebentur terus efeknya baru kerasa sekarang, dokter bilang ada gumpalan darah gitu dikepalanya gua ga paham dan harus dioperasi gila gua gabisa ngebayangin kepalanya Dea harus dibelah dan rambutnya harus dipapas abis :'(, Dea hilang ingatan ringan gitu badannya juga stroke sebelah dan gabisa ngomong gatega banget liatnya :'(, tiap pulang sekolah gua pasti nengokin dia ke Rumah Sakit nemenin dia sambil bantuin balikin ingatan dia yang ilang katanya orang yang lagi kena hilang ingatan ringan harus dibantuin nginget semuanya, dea lama banget sembuhnyaaa :'( sejak saat itu Dea berhenti sekolah sedih banget deh pokonya ganyangka banget sahabat gua yang paling baik ini sakit dan harus berhenti sekolah.
          Oya gua sempet marahan sama Dea karena cowo haha waktu pas Dea sakit mantan gua nengokin Dea gitu gua kira cuma temenan biasa pas gua tanya sama cowo itu ternyata mereka pacaran dari situ gua kecewa sama dia sempet diem dieman tapi ga lama juga sih abisan kesel gua kan kalo curhatin cowo itu ke dia eh malah dijadiin pacar sama dia kan konyol -,-.
          Hm sekarang dia udah sembuh loh rambutnya juga udah tumbuh lagi kaya dulu dia cantik, sekarang gua jarang ketemu dia karena jadwal kuliah gua yang padet banget. Dia baik banget selalu bikin gua seneng, dia paling gamau gua marah sama dia, dia selalu kasih apa yang gua butuh kaya pas ospek kuliah kemaren gua butuh rok item gua tanya dia punya apa engga gua mau pinjem ternyata dia gapunya tapi dia malah bela-belain beliin buat gua haha maksa banget bikin gua senengnya ya hm pokonya banyak deh kebaikan dia yang gabisa diceritain satu-satu hehe gua sayang banget sama dia sampe kapanpun gua bakalan tetep sahabatan sama dia. Kaya ftv banget ya cerita gua sama Dea ini tapi ini beneran ko :D




Dea Fitria {}

Jumat, 12 April 2013

Ilmu Budaya Dasar

          Kebudayaan adalah merupakan jalan atau arah didalam bertindak dan berfikir untuk memenuhi kebutuhan hidup baik jasmani maupun rohani. Kebudayaan berasal dari kata budaya yang artinya hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Kebudayaan atau Culture berasal dari bahasa latin Colore yang artinya pemeliharaan.  Dari berbagai definisi, diperoleh pengertian tentang kebudayaan kebudayaan yaitu sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari kebudayaan itu itu bersifat abstrak.       Kebudayaan juga dapat kita nikmati dengan panca indera kita. Lagu, tari, dan bahasa merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang dapat kita rasakan. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai mahluk berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi, religi, seni dan lain-lain yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.


          Secara sederhana IBD adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah dan kebudayaan. IBD dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanities yang berasal dari istilahbahasa Inggris “The Humanities”. Humanities berasal dari bahasa latin Humanus yang bisa diartikan manusiawi, berbudaya dan halus. Dengan mempelajarinya diharapkan akan bisa menjadi lebih manusiawi yang lebih berbudaya dan lebih halus. Ilmu budaya dasar merupakan ilmu yang tanpa kita sadari telah sangat melekat dalam kehidupan sehari-hari baik secara individual, dalam keluarga, maupun masyarakat luas. Tetapi banyak dari kita yang tidak menyadari dan tidak mengerti akan hal itu, penerapannya dalam kehidupan menjadi sangat kurang, hal ini sangat mempengaruhi bagaimana seseorang bersikap dalam kehidupannya.           Ilmu budaya dasar ini pun selalu kita temui melalui pergaulan sehari-hari dikampus, dalam masyarakat, dan dalam keluarga. Seharusnya kita lebih menyikapi penerapan budaya dasar agar kita lebih memahami berbagai aturan-aturan atau norma masyarakat agar tercipta suatu hubungan yang harmonis.

          Untuk mengetahui Ilmu Budaya Dasar termasuk kelompok pengetahuan budaya terlebih dahulu perlu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan. Prof.Dr.Harsya Bachtiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar, yaitu:

            1. Ilmu-ilmu Alamiah (Natural Science)
Ilmu alamiah ini bertujuan untuk mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta.
2. Ilmu-ilmu Sosial (Social Science)
          Ilmu-ilmu sosial ini bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan terdapat dalam hubungan antar manusia. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Yang termasuk kelompok ilmu sosial antara lain ilmu ekonomi, sosiologi, politik, demografi, psikologi, antropologi sosial, sosiologi hukum dan sebagainya.
            3. Pengetahuan Budaya (The Humanities)
          Pengetahuan ini bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi.

HUBUNGAN ILMU BUDAYA DASAR DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

          1. Ilmu Budaya Dasar dalam kehidupan kita sebagai individu, yaitu peran ilmu budaya dasar dalam hati kecil kita, pada saat kita dihadapkan pada pilihan-pilihan yang sering kali membimbangkan kita, ini sangat penting dalam mengambil keputusan-keputusan dalam kehidupan kita.
          2. Ilmu Budaya Dasar dalam kehidupan berkeluarga, yaitu bagaimana ilmu budaya dasar dapat mempengaruhi sikap kita terhadap anggota keluarga kita, bagaimana kita seharusnya bersikap agar tidak mengecewakan keluarga, terutama orangtua kita.
          3. Ilmu Budaya Dasar dalam kehidupan bermasyarakat, yaitu sejauh apa ilmu budaya dasar dapat mempengaruhi sikap dan tata cara kita dalam bermasyarakat. Bila kita sudah mempunyai dasar yang kuat, dapat diyakini bahwa kita akan dapat membawa diri dalam masyarakat.

TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR

          Mata kuliah Ilmu Budaya Dasar merupakan salah satu usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri.
Ilmu Budaya Dasar diharapkan dapat :

          1. Mengusahakan penajaman kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan.
          2. Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemanusiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
          3. Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bangsa dan negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing, tidak jatuh kedalam sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat. Usaha ini terjadi karena ruang lingkup pendidikan kita amat sempit dan condong membuat manusia spesialis yang berpandangan kurang luas.

RUANG LINGKUP ILMU BUDAYA DASAR

          Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (The Humanities), baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.

          Hakekat manusia satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat. Memiliki kedua pokok masalah yang bisa dikaji dalam mata kuliah IBD, nampak jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak hanya sebagai objek pengkajian. Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesama, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi tema sentral dalam IBD.

http://karinarisaf.blogspot.com/2011/05/kebudayaan.html

Minggu, 13 Januari 2013

Fungsi Agama dalam Masyarakat

        Menurut saya Agama ialah sebuah prinsip yang harus di miliki oleh setiap manusia untuk mempercayai adanya tuhan dalam kehidupan mereka. Agama juga merupakan suatu pedoman atau pegangan setiap manusia untuk membawa kita kejalan yang baik.

        Agama dalam arti sempit merupakan seperangkat kepercayaan, peraturan etika, amal ibadah, penyembahan terhadap tuhan atau dewa-dewa. Sedangkan Agama dalam arti luas adalah suatu kepercayaan atau seperangkat nilai yang menimbulkan ketaatan pada seseorang atau kelompok tertentu kepada sesuatu yang mereka percayai.

        Secara garis besar ruang lingkup agama mencakup:

A. Hubungan manusia dengan tuhannya
        Maksudnya ialah Ibadah, Ibadah merupakan tindakan yang dilakukan untuk mendekatkan diri kita kepada tuhan/allah.
B. Hubungan manusia dengan manusia
        Disini Agama memiliki konsep-konsep dasar mengenai kekeluargaan dan kemasyarakatan. Dalam hal ini agama memberikan ajaran-ajaran tentang bagaimana bersosialisasi. Contohnya: agama mengajarkan kita sesama manusia untuk saling menolong.
C. Hubungan manusia dengan makhluk lainnya

Fungsi Agama:

  • Sebagai Fungsi Edukatif, maksudnya adalah agama memberikan ajaran atau bimbingan kepada setiap manusia, disini agama dianggap sanggup memberikan pengajaran agama menyampaikan ajarannya melalui para petugas-petugas dalam acara perayaan keagamaan ataupun khotbah dan sebagainya.
  • Sebagai Fungsi Penyelamat, agama memberikan pedoman kepada kita untuk melakukan hal-hal terpuji agar kita dihidarkan dari hal buruk dan selamat dunia akhirat.
  • Fungsi Pengawasan Sosial (social control), maksudnya ialah sebagai kontrol diri kita dalam fungsi ini norma-norma yang diterapkan diharapkan mampu mengontrol manusia agar menjauhi hal-hal buruk.
  • Fungsi Kreatif.
  • Fungsi Memupuk Persaudaraan.
  • Fungsi Transformatif, dengan adanya agama diharapkan dapat mengubah kehidupan baru atau mengganti nilai-nilai lama dengan menanamkan nilai-nilai bareu yang lebih bermanfaat. 
        Kesimpulannya, agama adalah pedoman kita dalam menjalani hidup ini sebagai manusia yang beragama sudah seharusnya mentaati aturan-aturan atau norma-norma yang sudah ditetapkan dalam agama tersebut.

Sabtu, 12 Januari 2013

Aspek Positif dan Negatif Perkotaan

Masyarakat Perkotaan (Urban Community)

        Pada dasarnya masyarakat perkotaan ialah masyarakat pedesaan hanya saja mereka berpindah tempat tinggal dari desa ke kota dan mereka juga merubah kebiasaan yang biasanya dilakukan di desa dan tidak melakukan kebiasaannya lagi dikota dan dengan berjalannya waktu pola pikir mereka juga berubah.

        Pada umumnya masyarakat perkotaan bersifat lebih individualisme atau lebih mementingkan kenyamanan dan kepentingan pribadi tanpa memperdulikan kepentingan orang lain bahkan interaksi yang terjadi pun biasanya hanya sekedar karena ada kepentingan saja, berbeda dengan masyarakat pedesaan yang menjunjung tinggi solidaritas.

Beberapa ciri masyarakat perkotaan:

1. Kehidupan keagamaan berkurang bila dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di desa. Masyarakat perkotaan cenderung melakukan kegiatan keagamaan hanya dirumah.
2. Individual.
3. Bersikap Kritis.
4. Berpikir Rasional.

Aspek Positif dan Negatif Perkotaan:

Aspek Positif:
1. Kemajuan IPTEK.
2. Majunya Pendidikan.
3. Banyaknya lapangan kerja.

Aspek Negatif:
1. Sikap Individualisme yang mengakibatkan ketidak pedulian seseorang kepada oranglain.
2. Kebudayaan Indonesia terlupakan dampak dari globalisasi.
3. Banyaknya kejahatan yang mengancam.
4. Kemacetan dan banjir

Referensi:
http://yuliaputri94.blogspot.com/2013/01/aspek-positif-dan-negatif-perkotaan.html