Rabu, 24 Desember 2014

Trend Bucket Hat

Perputaran cara berpenampilan atau gaya berpakaian dalam industri fashion memang terus terjadi, selalu ada saja yang mencoba berinovasi dengan barang-barang yang sudah kusam untuk di jadikan bahan experimen dan menjadikannya barang yang baru dan unik. Berawal dari sekedar iseng-iseng mencampur atau memadu padankan jenis pakaian apapun yang akhirnya malah terlihat lebih baik dan terlihat berbeda dengan yang lain.
Bukan sekedar mix and match saja yang mereka jadikan sebagai trend baru. Namun untuk sebagian orang ada yang mencoba untuk mengambil gaya-gaya jaman dahulu atau vintage untuk dibawa ke era yang lebih modern seperti sekarang ini.
Banyak produsen atau desainer pakaian yang membuat produk dengan mengambil tema vintage. Mereka menganggap sesuatu yang dibilang “oldskull” bisa menjadi sebuah trend yang baru dari keseragaman yang saat ini mulai marak terlihat.
Kita ambil contoh yang simple aja ya, overall atau sering disebut juga baju kodok. Pakaian jenis ini sempat menjadi trend di era 90an dan sempat menghilang dalam waktu yang cukup lama. Namun siapa sangka, pakaian yang serupa dengan tokoh gameMario Bross ini kembali menjadi trend untuk beberapa tahun belakangan ini, bahkan sempat dipamerkan diatas panggung yang diperagakan oleh pria dan wanita cantik.
buckethatrunway
Berbicara soal perkembangan dalam dunia fashion, selain yang saya utarakan diatas ternyata ada yang lebih menarik lagi. Meskipun fenomena ini memang tidak sehebohVicky Prasetyo yang menimbulkan kontroversi hati dan kospirasi kemakmuran.
Untuk beberapa brand lokal maupun luar negeri, akhir-akhir ini banyak yang membuat produk mereka yang terinspirasi dari pakaian para petani atau nelayan. Ini membuktikan bahwa cara berpakaian mereka bisa dijadikan sesuatu yang lebih berkelas dan tidak digunakan hanya untuk bertani atau memancing saja.
Dari sekian banyak pakaian atau aksesoris para petani dan nelayan, Bucket Hats lah yang menjadi ketertarikan saya untuk menulis artikel ini. Mengapa? topi jenis ini terbilang sangat unik, kerena bentuknya yang menyerupai seperti ember dengan pinggiran lebar dan miring ke bawah.
Topi yang yang sempat digunakan oleh Henry Jones Sr dalam film Indiana Jones ini asalnya dari Irlandia yang secara tradisional dipakai oleh nelayan dan petani sebagai perlindungan dari hujan. Kemudian secara cepat diadopsi dan dikembangkan untuk dijadikan sesutu yang lebih luas untuk keperluan outdoor lainnya.
Topi ini biasanya terbuat dari bahan katun, denim atau kanvas. Dua lubang besi biasanya ditempatkan pada setiap sisi topi untuk terlihat lebih keren ketika digunakan untuk sehari-hari.
Mungkin topi jenis ini mulai trend dengan seiringnya berkembang fashion dengan konsep streetwear. Beberapa brand terkenal seperti StussyHUFTantum, dan beberapa brand lainnya sudah mulai memproduksi aksesoris penutup kepala model ini.
Selebritis seperti Pharrell Williams, Rihanna, Leonardo Dicaprio, Eminem, dan Justin Timberlake pernah menggunakan topi jenis ini. Tidak sedikit pula muda-mudi ibu kota yang sudah memakai topi jenis ini. Sering saya saya jumpai mereka di beberapa acara musik, pameran, dan acara-acara anak muda lainnya.
Namun sayangnya untuk mendapatkan topi jenis ini terbilang tidak mudah, untuk beberapa brand lokal belum banyak yang memproduksi topi ini. Kadang mereka harus mencari Bucket Hats ini secara online atau hunting ke tempat-tempat barang barang second seperti pasar senen atau bahasa kerennya Monday Market.
Mereka harus berdesakan, mencari, dan berlomba mendapatkan topi yang disukai dengan pengunjung lainnya. Hal yang demikian sekiranya bisa membantu kamu yang senang dalam dunia fashion, untuk membuat trend atau menjadi trendseter tidak selalu diawali dengan sesuatu yang mewah. Berawal dari topi pancing dan nelayan pun bisa menjadi sesauatu yang berkelas ketika kita percaya diri menggunakannya.